Kuliah Pengantar Akuntansi

1. Jurnal Umum

Jurnal umum merupakan media/buku yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang terjadi selama satu periode waktu tertentu (satu bulan) tanpa membedakan jenis transaksi. Misalnya transaksi pembelian barang dagangan, penjualan barang dagangan, penerimaan kas, pengeluaran kas, retur pembelian dan pengurangan harga, potongan pembelian, retur penjualan dan pengurangan harga, potongan penjualan, beban angkut pembelian, dan beban angkut penjualan semuanya dicatat menjadi satu dalam jurnal umum ini.

Jurnal umum ini masih cocok jika digunakan pada perusahaan yang jumlah/volume transaksi masih sedikit, namun jika volume kejadian atas transaksi sudah banyak maka jurnal umum sudah tidak mampu lagi digunakan untuk mencatat transaksi tersebut. Bentuk jurnal umum pada perusahaan dagang adalah sama dengan jurnal umum yang digunakan pada perusahaan jasa.

Contoh:

Tanggal 1 Oktober 2006 Toko “Rejeki” membeli barang dagangan dengan tunai dari Toko “Makmur” 5.000 kg beras @ Rp5.000,00 senilai Rp25.000.000,00 dengan syarat (termin) pembayaran 3/10; n/30. Tanggal 5 Oktober 2006 Toko “Rejeki” menjual dengan kredit barang dagangan tersebut 4.000 kg beras @ Rp5.500,00 kepada Toko “Aman” senilai Rp22.000.000,00 dengan syarat (termin) pembayaran 2/10; n/30.

Tanggal 8 Oktober dibayar sebagian utang usaha kepada Toko “Makmur” sebesar Rp10.000.000,00 atas pembelian tanggal 1 Oktober 2006. Tanggal 15 Oktober diterima pelunasan dari Toko “Aman” atas pembeliannya tanggal 5 Oktober 2006. Transaksi yang ada di Toko “Rejeki” dapat dicatat dalam jurnal umum berikut ini (jika perusahaan menggunakan metode pencatatan persediaan secara Perpetual)

2. Jurnal Khusus

Jika frekuensi terjadinya transaksi sudah banyak, maka jurnal umum tidak mampu lagi digunakan untuk mencatat transaksi tersebut. Selanjutnya ada alternatif lain yang dapat digunakan untuk mencatat transaksi tersebut, yaitu jurnal khusus. Jurnal khusus adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi sejenis. Misalnya untuk transaksi pembelian dengan kredit akan dicatat dalam jurnal pembelian. Jurnal khusus ini terdiri dari; jurnal pembelian, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas.

Adapun bentuk dari masing-masing jurnal tersebut adalah:

a. Jurnal Pembelian adalah jurnal yang khusus digunakan untuk mencatat transaksi pembelian barang dagangan maupun pembelian aktiva lainnya secara kredit (memungkinkan pembelian tunai juga dapat dicatat dalam jurnal ini). Bentuk jurnal pembelian adalah sebagai berikut.

Keterangan kolom:

1 : dicatat tanggal transaksi.

2 : dicatat nama kreditor.

3 : dicatat nomor rekening buku pembantu (nomor rekening debitor) jika sudah dilakukan posting.

4 : dicatat jumlah barang dagangan yang dibeli.

5 : dicatat rekening aktiva lain selain barang dagangan.

6 : dicatat nomor rekening aktiva lain, selain barang dagangan saat dilakukan posting.

7 : dicatat nilai aktiva lain, selain barang dagangan yang pembeliannya dilakukan dengan kredit saat dilakukan posting.

8 : dicatat nilai/besarnya utang yang muncul akibat dari pembelian barang dagangan maupun aktiva lain.

b. Jurnal Penjualan adalah jurnal yang khusus digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan secara kredit (memungkinkan penjualan tunai juga dapat dicatat dalam jurnal ini). Adapun bentuk jurnal penjualan adalah:

Keterangan kolom:

1 : dicatat tanggal transaksi.

2 : dicatat nama debitor.

3 : dicatat nomor rekening jika sudah dilakukan posting

4 : dicatat besarnya piutang akibat dari penjualan barang dagangan.

5 : dicatat besarnya harga pokok (harga perolehan) barang dagangan yang laku dijual.

6 : dicatat besarnya harga perolehan atas persediaan barang yang laku dijual (nilainya sama dengan harga pokok penjualan).

7 : dicatat besarnya penjualan barang dagangan secara kredit.

c. Jurnal Penerimaan Kas adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas baik berupa uang, cek ataupun bilyet giro. Transaksi yang berkaitan dengan jurnal ini antara lain; penerimaan dari pelunasan/pembayaran piutang,penjualan barang dagangan secara tunai, dan penerimaan pendapatan lain-lain. Bentuk jurnal penerimaan kas adalah:

Keterangan kolom:

1 : dicatat tanggal transaksi.

2 : dicatat nama debitor yang membayar.

3 : dicatat nomor rekening jika sudah dilakukan posting.

4 : dicatat besarnya kas yang diterima.

5 : dicatat potongan penjualan yang diberikan kepada debitor yang bersangkutan.

6 : dicatat besarnya harga pokok (perolehan) barang dagangan yang laku dijual.

7 : dicatat besarnya persediaan barang yang laku dijual (nilainya sama dengan harga pokok penjualan).

8 : dicatat nilai nominal piutang usaha yang dibayar oleh debitor/pelanggan.

9 : dicatat penjualan tunai.

10 : dicatat rekening penerimaan kas selain dari penjualan tunai dan piutang usaha.

11 : dicatat nomor rekening jika sudah dilakukan posting.

12 : dicatat besarnya penerimaan kas dari sumber lain.

d. Jurnal Pengeluaran Kas adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang berkaitan dengan pengeluaran/pembayaran melalui kas, cek ataupun bilyet giro. Transaksi yang berkaitan dengan jurnal pengeluaran kas ini di antaranya pembelian barang dagangan dengan tunai, pembayaran utang, pembelian aktiva lain dengan tunai, pembayaran beban, pengambilan uang oleh pemilik (prive). Bentuk buku jurnal pengeluaran kas sebagai berikut.

Keterangan kolom:

1 : dicatat tanggal transaksi.

2 : dicatat nama kreditor.

3 : dicatat nomor rekening jika sudah dilakukan posting.

4 : dicatat jumlah utang yang dibayar/dilunasi.

5 : dicatat jumlah barang dagangan yang dibeli dengan tunai.

6 : dicatat rekening yang berkaitan dengan pembayaran selain untuk membayar utang dan pembelian barang dagangan secara tunai.

7 : dicatat nomor rekening jika sudah dilakukan posting.

8 : dicatat jumlah pengeluaran tunai untuk rekening yang bersangkutan.

9 : dicatat jumlah kas yang dikeluarkan selain untuk membayar utang dan pembelian barang dagangan tunai.

10 : dicatat besarnya potongan pembelian yang diterima.

e. Jurnal Memorial (Jurnal Umum) adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak dicatat dalam jurnal khusus, yaitu tidak dapat dicatat dalam jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, dan jurnal pengeluaran kas. Transaksi tersebut di antaranya adalah retur penjualan dan pengurangan harga, potongan penjualan, retur pembelian dan pengurangan harga, depresiasi aktiva tetap berwujud, amortisasi aktiva tetap tidak berwujud, penyesuaian akhir tahun, pembetulan kesalahan, penutupan, penyesuaian kembali di awal tahun.

Contoh penerapan dari penjurnalan dapat disajikan berikut ini:

Toko “Rejeki” milik Tn. Andika di Yogyakarta berusaha di bidang perdagangan hasil bumi sudah berdiri dua tahun yang lalu. Berikut ini adalah Neraca akhir bulan November dan transaksi yang terjadi dalam bulan Desember 2005 antara lain:

2 Tanggapan to “Kuliah Pengantar Akuntansi”

  1. Lam kenal, mo izin nich copas artikelnya ke blog saya (Belajar Komunikasi) http://januarsualaimania.blogspot.com/
    Kalau tak diizinkan saya mendeletnya. terimakasih sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: